Minggu, 22 Oktober 2017

Bambang Pamungkas Masih Tajam

Bambang Pamungkas memborong dua gol ketika Persija menang 2-0 atas Semen Padang dalam laga ke-30 Gojek Traveloga Liga 1 2017 yang berlangsung Minggu (22/10) di Stadion Candrabhaga Bekasi.

Kepergian Selamanya Choirul Huda

Minggu, 15 Oktober 2017, menjadi salah satu hari yang menyedihkan dalam sepak bola Indonesia. Choirul Huda, kiper Persela Lamongan, tutup usia setelah mengalami insiden dengan rekannya sendiri dalam pertandingan Persela vs Semen Padang yang berlangsung di Stadion Surajaya Lamongan. Huda bertabrakan dengan Ramon Rodrigues di pengujung babak pertama lalu jatuh tersungkur. Tim medis di stadion tidak berhasil menyadarkanya di lapangan, bergegas membawanya ke rumah sakit, tapi malaikat maut sudah menjalankan tugasnya.  

Choirul Huda adalah pemain yang istimewa karena sepanjang kariernya selama sekitar 18 tahun hanya pernah bermain di Persela. Ia pun mengakhiri perjalanan hidupnya ketika membela tim kebanggaan masyarakat Lamongan.

Rabu, 11 Oktober 2017

Masih Ada Messi dan Ronaldo di Piala Dunia 2018

Sempat ada kekhawatiran publik sepak bola tidak akan bisa menyaksikan Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo bermain di Piala Dunia 2018 Rusia karena belum jelasnya nasib Argentina dan Portugal dalam babak kualifikasi. Namun, kita boleh berlega hati karena nyatanya Argentina dan Portugal berhasil meraih tiket ke Rusia setelah menang dalam pertandingan penentuan. Argentina mengalahkan Ekuador 3-1 dalam laga tandang yang berlangsung di Quito pada Selasa (10/10/2017) waktu setempat. Messi menjadi pahlawan kemenangan La Albiceleste dengan memborong semua gol, meski timnya sempat tertinggal 0-1. Argentina akhirnya menempati posisi ketiga dengan poin 28 dalam klasemen akhir Kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Amerika Selatan di bawah Brasil (41) dan Uruguay (31), serta di atas Kolombia (27).  Keempat tim resmi menjadi wakil zona CONMEBOL di Rusia. Peringkat kelima yang dihuni Peru akan menjalani play-off menghadapi Selandia Baru. Cile, juara Copa America 2015 dan 2016, secara ironis gagal ke Rusia setelah kalah 0-3 dari Brasil dalam pertandingan pamungkas.

Portugal berhasil memastikan tiket Piala Dunia 2018 setelah menang 2-0 atas Swiss dan menjadikannya juara Grup B zona Eropa. Juara Piala Eropa 2016 tersebut memiliki poin yang sama dengan Swiss, tapi unggul dalam selisih gol. Tim wakil UEFA yang sudah pasti tampil di Rusia tahun depan adalah Prancis (juara Grup A), Portugal (B), Jerman (C), Serbia (D), Polandia (E), Inggris (F), Spanyol (G), Belgia (H), dan Islandia (I). Delapan runner-up masih berpeluang lolos dengan kewajiban menjalani play-off, di antaranya Italia, Kroasia, Swedia, dan Swiss. Belanda dan Wales dipastikan absen di Piala Dunia 2018. Kita tidak akan menyaksikan aksi Arjen Robben dan Gareth Bale bersama tim nasional masing-masing di Rusia. Robben bahkan langsung menyatakan diri pensiun dari timnas Belanda.

Mengingat usia Messi dan Ronaldo yang sudah di atas 30 tahun, bisa jadi Piala Dunia 2018 akan menjadi turnamen antarnegara terakhir bagi keduanya. Messi pasti sangat penasaran setelah timnya kalah dari Jerman dalam final Piala Dunia 2014 Brasil. Setelah membawa timnya juara Eropa, Ronaldo pasti ingin mengukir prestasi lebih mentereng di Piala Dunia. Maka bakal sangat menarik menanti kiprah mereka dalam persaingan membawa timnya menjadi yang terbaik sejagad raya. Di antara negara-negara yang sudah lolos, Argentina dan Portugal tentu layak pula menjadi kandidat juara, selain nama-nama langganan seperti Brasil, Jerman, Spanyol, dan Prancis. 


Senin, 09 Oktober 2017

Pesta Gol Kesekian Bali United

Bhayangkara FC masih memimpin klasemen Gojek Traveloka Liga 1 2017 pekan ke-28 dengan mengumpulkan poin 59. Bali United sebagai pesaing terberat tetap menempati posisi kedua dengan poin 55. Pertemuan antara kedua tim pada pekan ke-27 yang berlangsung Jumat (29/9/2017) dimenangkan Bhayangkara, sehingga Bali tertinggal empat angka dalam perebutan trofi Liga 1. Namun, siapa pun yang menjadi kampiun kelak, Bali United telah membuktikan keunggulannya dalam permainan yang atraktif dan produktif.  

Tim yang bermarkas di Gianyar tersebut adalah raja gol Liga 1 2017. Hingga pekan ke-28 tim besutan Widodo Cahyono Putro telah mengemas 64 gol dan kebobolan 31 gol. Tim yang mendekati produktivitas Bali adalah PSM Makassar (52-32) dan Bhayangkara FC (51-33). Sylvano Comvalius dipastikan menjadi top scorer Liga 2017 karena dengan 30 gol hingga pekan ke-28 saja sudah jauh meninggalkan Marclei Santos (Mitra Kukar/19 gol), Alberto Goncalves (Sriwijaya FC/15 gol), dan Peter Odemwingie (Madura United/13 gol). Comvalius masih berpeluang membuat rekor baru sebagai pencetak gol terbanyak dalam satu musim yang saat ini masih dipegang oleh Peri Sandria (Bandung Raya) yang mengoleksi 34 gol pada Liga Indonesia 1994/95. Striker asal Belanda itu sudah melewati rekor Boaz Solossa (Persipura) yang mencetak 26 gol dalam Liga Super Indonesia 2010. Comvalius pernah mencetak lima gol dalam satu pertandingan ketika Bali menang 6-1 atas Mitra Kukar.

Bali United kembali menunjukkan ketajaman para penyerangnya ketika mampu menundukkan Arema FC 6-1 dalam laga Liga 1 yang berlangsung Minggu (8/10/2017) di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar. Comvalius membuat dwigol lewat titik penalti. Stefano Lilipaly membuka keran golnya di Bali dengan mencetak sepasang gol pula. Dua gol lainnya dibuat Irfan Bachdim dan Miftahul Hamdy. Sebelumnya, Serdadu Tridatu pernah beberapa kalo berpesta gol ke gawang tim lawan, antara lain ketika menang atas Barito Putera (5-0), PSM (3-0), Madura United (5-2), Mitra Kukar (6-1), dan Persela (5-1). Kemenangan dengan skor 6-1 bahkan pernah dua kali dibakukan oleh Irfan Bachdim dkk. Bali United juga memiliki keunggulan lain ketimbang Bhayangkara FC dalam hal dukungan penonton yang selalu memadati stadion dalam laga kandang.

Presenter Sport : Dita Fakhrana









Bukan Hanya Egy MV yang Bermain Apik di Timnas U-19

Sebuah kabar menggembirakan datang dari Inggris untuk sepak bola Indonesia pada pekan lalu. Egy Maulana Vikri terpilih sebagai salah satu dari 60 pemain sepak bola muda berbakat versi The Guardian, sebuah media massa ternama di Inggris. Mereka yang masuk dalam daftar The Next Generation 2017 adalah para pemain muda kelahiran tahun 2000 dari seluruh dunia. Egy menjadi satu-satunya pemain Asia Tenggara sekaligus tidak memiliki klub dalam daftar tersebut. Pada tahun-tahun sebelumnya pernah ada nama Marcus Rashford (Manchester United/Inggris) dan Gianluigi Donnarumma (AC Milan/Italia). Tentu kita semua berharap Egy maupun rekan-rekannya akan terus berkembang menjadi pemain yang lebih baik dan pada gilirannya nanti menjadi andalan Tim Merah Putih dalam mengukir prestasi yang mengharumkan nama Indonesia.

Pada sisi lain, Indra Sjafri sudah sejak awal mengingatkan agar tidak terlalu menyanjung Egy seorang. Anak asuhnya bukan hanya terdiri dari satu bintang. Lagi pula masa depan Egy dkk masih sangat panjang dan jangan sampai mereka layu sebelum berkembang sebagaimana dahulu pun pernah ada pemain-pemain potensial di usia mudanya yang akhirnya gagal menjadi pemain bagus di usia matangnya. Contohnya adalah Syamsir Alam dan Oktovianus Maniani. 

Satu bukti telah ditunjukkan bahwa bukan hanya Egy pemain andalan Indonesia U-19, yaitu ketika menang 3-0 atas Thailand U-19. Ketiga gol dicetak oleh Witan Sulaeman, Syahrian Abimanyu, dan Saddil Ramdani. Witan merayakan ulang tahunnya yang ke-16 dengan golnya yang membuka kemenangan timnya. Sementara itu, Saddil seakan mampu menebus kesalahannya saat timnya kalah di Piala AFF U-18 bulan lalu setelah dia mendapat kartu merah. Egy sendiri tidak mencetak gol, meski bertindak sebagai kapten tim. Hanya harus diingat lagi, meski mengalahkan Thailand menghadirkan kegembiraan pada Minggu malam (8/10/2017), tapi pertandingan itu hanya ujicoba menjelang Kualifikasi Piala Asia U-19 dan bagian dari persiapan menghadapi turnamen sebenarnya yang dimainkan di Indonesia tahun 2018 mendatang.  

Kamis, 05 Oktober 2017

Dua Kemenangan Indonesia Atas Kamboja

Indonesia menang 3-1 atas Kamboja dalam pertandingan persahabatan yang berlangsung Rabu (4/10/2017) di Stadion Candrabhaga, Bekasi. Gol anak asuh Luis Milla diciptakan oleh Lerby Eliandri (31'), Muhammad Rezaldi Hehanusa (34'), dan Septian David Maulana (49'). Tidak seperti prediksi kebanyakan pemerhati sepak bola nasional, Luis Milla memberi kesempatan kepada Septian David sebagai gelandang serang di belakang Lerby Eliandri sebagai striker utama. Lantas, Muhammad Taufiq yang -bertahun-tahun absen dari timnas-dimainkan sejak menit pertama untuk berduet dengan Bayu Pradana sebagai gelandang bertahan. Untuk sektor lainnya sesuai perkiraan belaka. Andritany Ardhiyasa sebagai kiper. Kuartet bek diisi Beny Wahyudi, Achmad Jufrianto, Fachrudin Aryanto (kapten), dan Rezaldi. Duet sayap dihuni Andik Vermansah dan Febri Hariyadi. Pada sisi lain, Irfan Bachdim, Stefano Lilipaly, dan Evan Dimas disimpan di bangku cadangan. 

Para pemain yang masuk tim inti berhasil membayar kepercayaan yang diberikan pelatih. Lerby yang merupakan striker lokal tertajam di Liga 1 2017 mampu membuktikan dirinya mampu mencetak gol pula untuk timnas. Rezaldi, Septian, dan Febri yang bermain apik bersama timnas U-22 di SEA Games 2017 bisa melanjutkan tren positifnya di timnas senior. Gol Rezaldi dan Septian merupakan gol pertama mereka untuk timnas. Evan Dimas yang baru bermain di babak kedua juga bermain cukup bagus. Sementara itu, Ilham Udin menjalani debutnya bersama timnas senior. Kendati akhirnya tim tuan rumah menang, tapi permainan tim tamu sempat merepotkan Fachrudin dkk. 

Jika ada yang harus disayangkan, pertandingan Indonesia menghadapi Kamboja maupun Fiji (September lalu) ternyata tidak berbuah poin dalam peringkat FIFA karena tidak dicatat sebagai ujicoba resmi organisasi sepak bola dunia itu. Pada sisi lain, dampak pembekuan PSSI tahun 2015-2016 lalu jelas masih terasa karena Indonesia absen dalam Kualifikasi Piala Asia 2019 yang sebenarnya berpotensi meningkatkan poin dalam peringkat FIFA. Dan mencari lawan ujicoba ternyata bukan hal mudah bagi PSSI.

Materi Pemain Indonesia vs Kamboja
Andritany Ardhiyasa; Beny Wahyudi, Fachrudin Aryanto (Ricky Fajrin 79'), Achmad Jufrianto, Rezaldi Hehanusa; Bayu Pradana, Taufiq (Fadil Sausu 46'/Stefano Lilipaly 77'); Andik Vermansah (Ilham Udin 46'), Septian David (Evan Dimas 63'), Febri Hariyadi (Rizki Pora 77'); Lerby Eliandri (Irfan Bachdim 63')

Sementara itu, dalam pertandingan yang dimainkan sebelumnya, Indonesia U-19 juga mampu mengalahkan Kamboja U-19 dengan skor 2-0. Dua gol anak asuh Indra Sjafri baru tercipta di sepuluh menit terakhir laga melalui Muhammad Rafli Nursalim (87') dan Egy Maulana Vikri (89'). Timnas U-19 akan menghadapi Thailand dalam ujicoba berikutnya pada Minggu (8/10) di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang. Rachmat Irianto dkk akan menjalani Kualifikasi Piala Asia U-19 2018 yang merupakan bagian dari persiapan menuju turnamen yang setahun mendatang berlangsung di Indonesia.